Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-28 04:40:21【Kabar Kuliner】160 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(5621)
Artikel Terkait
- Riset IHATEC: Kehalalan produk jadi pertimbangan utama konsumen
- Sepak bola harus jadi kesenangan saat usia 9–14 tahun
- Dampak Luapan Banjir antara Stasiun Alastua
- Pemkab Kediri berikan SLHS ke SPPG
- 56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan
- Stroke di usia muda bertambah dipengaruhi beban kerja tinggi
- Ini 11 penyakit yang dinyangakan ngak lolos syarat kesehatan jamaah haji
- Tradisi unik negara
- Menteri PPPA prioritaskan perlindungan anak dalam insiden di SMAN 72
- Pastikan keamanan produk, DKPP Batam perketat pengawasan obat hewan
Resep Populer
Rekomendasi

Kronologi dan rangkuman fakta ledakan di SMA 72 Jakarta

Human Initiative distribusikan 216 tenda bagi warga Palestina

Nikita Mirzani divonis empat tahun penjara dan denda Rp1 miliar

BGN proses penonaktifan pelaku pelecehan verbal pegawai SPPG

Resep roti tawar rasa kopi ala Roti O, cocok untuk sarapan dan ngopi

Tujuh aktivitas seru untuk ramaikan Halloween 2025

Anggota DPR: MBG menurunkan stunting, tingkatkan kualitas pendidikan

Nikita keberatan terhadap vonis empat tahun & denda Rp1 miliar